Cerpen

Viral Itu Nggak Selalu Bahagia, Kadang Cuma Topeng
“Lagi syuting, sis buat ngusir followers bosan ah!” Kalimat itu keluar spontan dari bibir Olivia…

Aku Istrinya, Tapi Dia Bilangnya Cuma Teman
“Dia cuma temen, kok. Nggak usah mikir yang nggak-nggak.” Kalimat itu diulang-ulang sama Raka kayak…

Status Facebook Terakhirnya Tulis Namaku
“Baru aja semalem kita video call, masa sih besoknya udah nggak ada?” Kalimat itu terus…

Cinta Kandas di Antara Pewangi dan Cucian Dalam
Namaku Gilang. Umur 28. Kerjaanku? Operator mesin cuci di Laundry Sakura, tempat di mana baju-baju…

Langit Setelah Hujan
Langit sore itu mendung, menggantung di atas kota kecil bernama Sukamukti. Angin berembus pelan, seolah…

Di Balik Hening yang Tak Pernah Usai
Sejak kecil, Damar terbiasa hidup dalam kebisingan. Rumah sempit di gang sempit, suara pertengkaran orang…

Sepiring Nasi di Bawah Langit Tuhan
Aku pertama kali bertemu Mbah Warso di sebuah mushola kecil di ujung desa, tepat selepas…

Waktu yang Membungkamku
Namaku Lintang. Di antara banyak hal yang kusebut penyesalan, satu nama selalu muncul duluan: Pak…

Lilin di Tengah Gelap
Sore itu, ketika senja merambat lembayung ke ujung langit, Danu duduk menyendiri di teras rumahnya.…

PART 1: Warung Kopi, Kamu, dan Nasi Goreng Sisa Semalam
Warung Kopi Bu Narti, Tempat Segala Cerita Berawal Namaku Rafi. Umur 29. Status? Sudah tidak…